1. Komponen Utama dalam Satu Set
Satu set lengkap Soundness Test biasanya terdiri dari:
-
Sample Baskets (Keranjang Sampel): Keranjang silinder yang terbuat dari kawat anyaman stainless steel halus. Desainnya memungkinkan larutan masuk dan keluar dengan bebas saat direndam.
-
Solution Container (Wadah Larutan): Tangki atau bak tempat merendam keranjang berisi sampel ke dalam larutan sulfat.
-
Hydrometer: Alat ukur massa jenis khusus untuk memastikan konsentrasi larutan sulfat tetap jenuh (S.G $1.151$ untuk Sodium atau $1.295$ untuk Magnesium).
-
Sieve Set: Susunan saringan standar untuk memisahkan fraksi agregat sebelum dan sesudah pengujian.
-
Drying Oven: (Dijual terpisah atau bagian dari sistem) Digunakan untuk mengeringkan sampel pada suhu $110 \pm 5^\circ C$ setelah setiap siklus perendaman.
-
Thermometer: Untuk memantau suhu larutan agar tetap konstan pada $21 \pm 1^\circ C$.
2. Prosedur Pengujian Singkat
Satu siklus pengujian terdiri dari langkah-langkah berikut (biasanya dilakukan sebanyak 5 siklus):
-
Persiapan: Agregat dipisahkan ke dalam fraksi ukuran tertentu, dicuci, dikeringkan, dan ditimbang berat awalnya.
-
Perendaman: Sampel dalam keranjang direndam dalam larutan jenuh selama 16–18 jam pada suhu terjaga.
-
Pengeringan: Sampel diangkat dan dikeringkan dalam oven selama 4–6 jam hingga mencapai berat tetap.
-
Pendinginan: Sampel didinginkan kembali ke suhu ruang sebelum memulai siklus berikutnya.
-
Analisis: Setelah siklus terakhir selesai, sampel dicuci hingga bebas sulfat, dikeringkan, dan disaring kembali. Persentase massa yang hilang dihitung sebagai nilai Soundness Loss.
3. Spesifikasi Teknis Umum
| Fitur | Deskripsi |
| Material Keranjang | Stainless Steel Mesh (Tahan Korosi Kimia) |
| Ukuran Mesh Keranjang | Sesuai standar (biasanya lebih kecil dari ukuran sampel) |
| Kapasitas Wadah | Tersedia untuk 4, 6, atau 12 keranjang |
| Ketelitian Hydrometer | $0.001$ Specific Gravity |
| Standar Acuan | ASTM C88 / AASHTO T104 |
4. Interpretasi Hasil
Nilai kehilangan berat yang diizinkan bervariasi tergantung pada spesifikasi proyek dan jenis larutan yang digunakan:
-
Sodium Sulfate: Biasanya batas maksimum kehilangan berat adalah 12%.
- Magnesium Sulfate: Biasanya batas maksimum adalah 18% (karena Magnesium lebih agresif daripada Sodium).
Jika nilai kehilangan berat melebihi batas, agregat dianggap tidak tahan cuaca dan berisiko menyebabkan kerusakan pada beton atau aspal dalam jangka panjang.






Ulasan
Belum ada ulasan.