1. Komponen Utama Alat
Satu set alat Shrinkage Limit terdiri dari peralatan khusus untuk mencetak dan mengukur volume tanah:
-
Shrinkage Dish: Cawan porselen atau monel dengan dasar datar, biasanya berdiameter 45 mm dan tinggi 12 mm. Digunakan untuk mencetak “pasta” tanah.
-
Crystallizing Dish: Wadah kaca besar yang digunakan untuk menampung air raksa (mercury) yang tumpah saat pengukuran volume.
-
Prong Plate: Pelat kaca atau akrilik bening yang dilengkapi dengan tiga buah kaki (prongs) stainless steel. Alat ini berfungsi untuk menekan sampel tanah kering ke dalam air raksa tanpa mencelupkan jari operator.
-
Evaporating Dish: Cawan porselen besar untuk mencampur tanah dengan air.
-
Glass Cup: Wadah kaca dengan permukaan atas yang rata (ground smooth) yang digunakan sebagai tempat air raksa untuk mengukur volume sampel tanah melalui metode perpindahan volume.
-
Spatula & Graduated Cylinder: Untuk mengaduk sampel dan mengukur volume air.
2. Spesifikasi Teknis (ASTM D427)
| Komponen | Spesifikasi Standar |
| Material Cawan Susut | Porselen atau Monel (tahan karat) |
| Diameter Cawan | ± 45 mm |
| Prong Plate | Dilengkapi 3 jarum stainless steel |
| Media Pengukur | Merkuri (Air Raksa) atau metode lilin (wax) |
| Suhu Oven | $110 \pm 5^\circ\text{C}$ |
3. Prinsip Kerja & Prosedur
Berbeda dengan uji batas cair/plastis, uji batas susut melibatkan pengukuran volume secara presisi:
-
Pembuatan Pasta: Tanah dicampur air hingga jenuh dan dimasukkan ke dalam Shrinkage Dish.
-
Pengeringan: Sampel didiamkan di udara terbuka, lalu dimasukkan ke dalam oven hingga menjadi bongkahan tanah kering (soil pat).
-
Pengukuran Volume: * Wadah kaca (Glass Cup) diisi penuh dengan air raksa hingga meluap.
-
Sampel tanah kering ditekan masuk ke dalam air raksa menggunakan Prong Plate.
-
Air raksa yang tumpah ditimbang. Berat air raksa yang tumpah dikonversi menjadi Volume Tanah Kering ($V_d$).
-
-
Perhitungan: Batas susut dihitung berdasarkan selisih volume tanah basah dan volume tanah kering.
4. Kegunaan Hasil Uji
Data dari alat ini menghasilkan beberapa parameter penting:
-
Shrinkage Limit ($SL$): Kadar air batas penyusutan.
-
Shrinkage Ratio ($R$): Rasio antara perubahan volume dan perubahan kadar air.
-
Volumetric Shrinkage: Besarnya penyusutan volume dalam persen.
5. Catatan Keamanan
Peringatan: Karena metode standar ASTM D427 menggunakan Air Raksa (Mercury) yang bersifat toksik, banyak laboratorium saat ini beralih ke metode alternatif (seperti metode lilin atau alat ukur digital) untuk menghindari risiko kesehatan. Pastikan laboratorium Anda memiliki ventilasi yang baik jika menggunakan air raksa.






Ulasan
Belum ada ulasan.