,

SEDIMEN TRANSPORT APPARATUS

ediment Transport Apparatus adalah alat laboratorium hidrolika yang dirancang untuk mempelajari mekanika pergerakan partikel tanah atau pasir oleh aliran air di dalam saluran terbuka. Alat ini sangat krusial dalam teknik sipil, lingkungan, dan geologi untuk memahami fenomena erosi sungai, pendangkalan waduk, dan pembentukan pola dasar saluran (bedforms).

1. Fitur dan Komponen Utama

Alat ini merupakan modifikasi dari saluran terbuka (flume) yang dilengkapi dengan sistem sirkulasi material padat.

  • Transparent Flume (Saluran Transparan): Saluran panjang dengan dinding kaca atau akrilik bening untuk pengamatan visual terhadap pergerakan sedimen secara horizontal maupun vertikal.

  • Sediment Injector (Pengumpan Sedimen): Alat mekanis (seperti screw feeder) yang menyuplai sedimen ke dalam aliran air pada laju yang dapat dikontrol.

  • Sediment Trap & Collector: Terletak di ujung saluran untuk menangkap sedimen yang terbawa arus agar dapat ditimbang dan dianalisis laju transportasinya.

  • Tilting System: Mekanisme pengatur kemiringan saluran untuk mensimulasikan berbagai kondisi kemiringan dasar sungai dari landai hingga curam.

  • Bed Profile Meter: Alat ukur (seringkali berupa point gauge atau sensor laser) untuk memetakan perubahan bentuk dasar saluran akibat erosi atau deposisi.

  • Sand Trap & Recirculation Pump: Sistem pompa khusus yang mampu menangani air bercampur pasir tanpa menyebabkan kerusakan pada impeler pompa.


2. Spesifikasi Teknis Umum

Fitur Deskripsi Standar
Panjang Saluran 2.5 meter hingga 6 meter (tergantung kebutuhan)
Material Dinding Toughened Glass (tahan goresan pasir)
Tipe Sedimen Pasir kuarsa atau butiran polimer dengan gradasi tertentu
Rentang Kemiringan 0% hingga 10% (Positif/Negatif)
Sistem Pengukuran Flow meter untuk debit air dan timbangan untuk sedimen

3. Fenomena yang Dipelajari

Pengguna dapat mensimulasikan berbagai dinamika sedimen di sungai dan saluran:

  1. Threshold of Motion: Menentukan kecepatan aliran minimum di mana butiran sedimen mulai bergerak (Kondisi Kritis).

  2. Bed Load & Suspended Load: Membedakan antara sedimen yang bergerak merayap di dasar (bed load) dengan yang melayang di air (suspended load).

  3. Formasi Dasar Saluran (Bedforms): Mengamati pembentukan riak (ripples), dunes, dan antidunes akibat interaksi aliran dan sedimen.

  4. Local Scour (Penggerusan Lokal): Mempelajari bagaimana aliran air menggerus dasar di sekitar pilar jembatan atau struktur bangunan air lainnya.

  5. Sediment Rating Curve: Menghitung hubungan antara debit air () dengan laju transportasi sedimen ().


4. Keunggulan Produk

  • Visualisasi Presisi: Dinding kaca memungkinkan pengamatan profil kecepatan dan pergerakan partikel secara frame-by-frame.

  • Kontrol Laju Injeksi: Injektor otomatis memastikan suplai sedimen konsisten untuk pengujian jangka panjang.

  • Material Tahan Abrasi: Komponen internal dirancang khusus menggunakan baja tahan karat atau keramik untuk meminimalisir keausan akibat gesekan pasir.


Tips Laboratorium

Pemilihan Sedimen: Gunakan pasir yang sudah dicuci bersih dan dikeringkan sebelum dimasukkan ke injektor. Pasir yang kotor atau berlumpur akan mengeruhkan air dan mempersulit pengamatan visual menggunakan kamera atau alat ukur optik.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “SEDIMEN TRANSPORT APPARATUS”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top