1. Sample Can (Kaleng Sampel)
Sample Can adalah wadah silinder bertutup yang digunakan untuk menyimpan sampel tanah atau material lain agar kadar airnya tidak berubah (menguap atau bertambah) sebelum dilakukan pengujian.
Fitur Utama:
-
Air-tight Fit: Tutupnya dirancang sangat rapat untuk mencegah pertukaran kelembapan dengan udara luar.
-
Material: Terbuat dari Tin-coated steel (kaleng lapis timah) atau Stainless Steel yang tahan karat.
-
Ketahanan Panas: Dapat dimasukkan langsung ke dalam oven pengering tanpa harus memindahkan sampel ke wadah lain.
Aplikasi:
-
Uji Kadar Air (Water Content): Sampel tanah dari lapangan dimasukkan ke kaleng ini, ditimbang, dikeringkan di oven, lalu ditimbang kembali.
-
Penyimpanan Lapangan: Mengambil sampel tanah dari hasil pengeboran (hand bor) untuk dibawa ke laboratorium.
2. Thin Box (Cawan Penetrasi)
Thin Box (sering disebut juga Sample Dish atau Penetration Cup) adalah wadah logam berbentuk silinder pendek dan lebar yang digunakan secara spesifik dalam pengujian material aspal/bitumen.
Fitur Utama:
-
Presisi Dimensi: Ukurannya standar (biasanya diameter 55 mm atau 70 mm) sesuai dengan standar ASTM D5 atau SNI 2432.
-
Flat Bottom: Bagian dasarnya benar-benar rata untuk memastikan jarum penetrasi dapat bekerja secara akurat.
-
Material: Biasanya terbuat dari kuningan (brass) atau stainless steel berkualitas tinggi.
Aplikasi:
-
Uji Penetrasi Aspal: Wadah untuk menuangkan aspal panas yang kemudian didinginkan sebelum ditusuk dengan jarum penetrasi untuk mengukur tingkat kekerasan aspal.
-
Uji Kehilangan Berat (Loss on Heating): Digunakan untuk menimbang aspal sebelum dan sesudah dipanaskan untuk melihat stabilitas material.
Perbandingan Spesifikasi
| Fitur | Sample Can | Thin Box |
| Bentuk | Lebih tinggi (seperti kaleng susu) | Pendek & lebar (seperti cawan) |
| Fungsi Utama | Menjaga kadar air tanah | Wadah uji penetrasi aspal |
| Tutup | Selalu dilengkapi tutup rapat | Seringkali tanpa tutup (tergantung uji) |
| Kapasitas Umum | 60 gr, 100 gr, 250 gr, 500 gr | Diameter 55 mm (kedalaman 35 mm) |
Tips Laboratorium
Untuk Sample Can, pastikan setiap kaleng sudah memiliki nomor identitas yang terukir atau tertulis permanen. Hal ini sangat penting karena saat pengujian massal (puluhan sampel), Anda harus mencatat berat kosong (tare) masing-masing kaleng agar tidak tertukar.






Ulasan
Belum ada ulasan.