,

Proportional Caliper Device

alat ukur mekanis presisi yang digunakan dalam laboratorium teknik sipil, khususnya dalam pengujian agregat (batu pecah/kerikil). Alat ini berfungsi untuk menentukan persentase partikel yang berbentuk pipih (flaky) atau lonjong (elongated) dalam suatu sampel agregat.

Bentuk agregat sangat penting dalam konstruksi jalan dan beton karena partikel yang terlalu pipih atau lonjong dapat menurunkan kekuatan struktur dan workabilitas campuran.

Alat ini terdiri dari sebuah pelat dasar dengan dua posisi tiang penyangga tetap dan satu lengan pengatur yang dapat bergerak. Rasio pengukuran biasanya diatur pada perbandingan 1:2, 1:3, 1:4, atau 1:5 sesuai dengan standar yang diinginkan (umumnya standar ASTM D4791).

1. Fitur Utama

  • Adjustable Ratio: Memiliki lubang-lubang posisi baut yang memungkinkan pengguna mengubah rasio perbandingan (misalnya untuk menentukan apakah panjang batuan lebih dari 3 kali lebarnya).2

     

  • Heavy-Duty Steel/Stainless Steel: Terbuat dari material logam keras yang tahan terhadap gesekan permukaan batu yang kasar dan tajam.

  • Precision Pivot: Engsel atau titik putar yang presisi untuk memastikan perbandingan jarak antara kedua ujung caliper tetap akurat sesuai skala.3

     

  • Stable Base Plate: Dilengkapi dengan dudukan yang berat agar alat tidak bergeser saat digunakan untuk menyortir batu dalam jumlah banyak.

2. Spesifikasi Teknis Umum

Fitur Deskripsi
Standar Acuan ASTM D4791
Rasio Standar 1:2, 1:3, 1:4, dan 1:5
Material Plated Steel atau Stainless Steel
Aplikasi Agregat kasar (Coarse Aggregate)
Dimensi Pelat Umumnya sekitar 300 x 150 mm

Mekanisme Penggunaan

Alat ini bekerja dengan membandingkan dua dimensi benda uji secara cepat:4

 

  1. Pengaturan Rasio: Tentukan rasio yang diminta (misal 1:3).5 Pasang baut poros pada lubang bertanda 1:3.

     

  2. Pengukuran Dimensi Terkecil: Bukaan pada ujung kecil caliper disesuaikan dengan ketebalan atau lebar terkecil batuan.

  3. Pengecekan Dimensi Terbesar: Tanpa mengubah posisi lengan, batuan yang sama dilewatkan pada bukaan ujung besar caliper.

  4. Klasifikasi: Jika dimensi terbesar (panjang) batuan tidak dapat melewati bukaan ujung besar, maka batuan tersebut dikategorikan sebagai “Flat and Elongated” (Pipih dan Lonjong).


Kegunaan dalam Teknik Sipil

  • Kontrol Kualitas Perkerasan Jalan: Agregat yang terlalu pipih cenderung mudah patah saat digilas mesin pemadat (roller) dan dapat menyebabkan aspal mudah retak.

  • Campuran Beton: Partikel lonjong dapat mengganggu aliran beton segar dan menciptakan rongga udara yang menurunkan kuat tekan beton.

  • Sertifikasi Material: Memastikan material dari quarry (tambang batu) memenuhi spesifikasi teknis proyek sebelum dikirim ke lokasi.


Tips Laboratorium

Lakukan pengujian pada sampel yang representatif (biasanya minimal 100 butir agregat untuk setiap fraksi ukuran) untuk mendapatkan data statistik yang akurat mengenai kualitas material tersebut.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Proportional Caliper Device”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top