,

Percentage Refusal Density

Rp25,000,000

pengujian laboratorium yang dilakukan pada campuran aspal panas (Hot Mix Asphalt) untuk menentukan derajat pemadatan maksimum yang dapat dicapai hingga material tersebut menolak pemadatan lebih lanjut. Pengujian ini sangat penting dalam desain perkerasan jalan untuk memprediksi potensi deformasi (alur/rutting) akibat beban lalu lintas berat di masa depan.

Nilai PRD diperoleh dengan membandingkan berat isi kering sampel lapangan dengan berat isi sampel tersebut setelah dipadatkan kembali di laboratorium hingga mencapai kondisi jenuh (refusal).

1. Komponen Utama Alat (PRD Test Set)

Pengujian ini memerlukan peralatan pemadat khusus yang berbeda dengan Marshall Test, yaitu:

  • Vibratory Hammer: Palu pemadat elektrik yang memberikan getaran kuat untuk memadatkan aspal hingga mencapai titik refusal.

  • Split Mold: Cetakan baja berdiameter 152,4 mm (6 inci) yang dapat dibuka (dibelah) untuk memudahkan pengambilan sampel.

  • Small & Large Tamping Feet: Keping penumbuk logam dengan ukuran berbeda yang dipasang pada ujung vibratory hammer untuk meratakan beban getaran.

  • Base Plate & Frame: Dudukan kokoh untuk memastikan cetakan tetap stabil selama proses penggetaran.

  • Supporting Tools: Termasuk oven laboratorium, timbangan digital, dan alat untuk uji berat jenis (hydrostatic balance).


2. Spesifikasi Teknis Umum

Fitur Spesifikasi
Diameter Cetakan (Mold) 152,4 mm (6 inci)
Kecepatan Vibrasi 3.000 hingga 4.200 getaran per menit (VPM)
Daya Listrik 220V AC / 750 – 1000 Watt
Material Mold Baja berlapis anti karat (heavy duty)
Waktu Pemadatan Standar 2 menit per sisi sampel (sesuai BS 598)

3. Prosedur Pengujian Singkat

  1. Pengambilan Sampel: Sampel berupa inti (core) dari jalan yang sudah dihamparkan atau campuran aspal baru yang dimasukkan ke dalam cetakan PRD.

  2. Pemanasan: Sampel dipanaskan dalam oven hingga mencapai suhu pemadatan standar (sekitar $140-160^\circ\text{C}$).

  3. Pemadatan Refusal: Sampel dipadatkan menggunakan vibratory hammer selama 2 menit pada satu sisi, kemudian dibalik dan dipadatkan lagi selama 2 menit pada sisi lainnya hingga tidak terjadi lagi penurunan volume.

  4. Penimbangan: Berat isi sampel setelah pemadatan maksimum ini diukur menggunakan metode penimbangan di udara dan di dalam air.

  5. Perhitungan: Nilai PRD dihitung dengan rumus:

     

    $$PRD = \frac{\gamma_{lapangan}}{\gamma_{refusal}} \times 100\%$$

4. Kegunaan Hasil Uji

  • Evaluasi Pemadatan: Memastikan bahwa pemadatan di lapangan sudah cukup mendekati kepadatan maksimum agar tidak terjadi pemadatan lanjutan oleh roda kendaraan.

  • Prediksi Kerusakan: Jika nilai PRD terlalu rendah, aspal cenderung akan mengalami alur (rutting) atau gelombang (shoving) saat terpapar suhu tinggi dan beban berat.

  • Standar Mutu: Digunakan sebagai syarat teknis dalam proyek jalan nasional dan jalan tol (sering mengacu pada standar Inggris, BS 598-104).

Berat 60 kg
Dimensi 130 × 55 × 50 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Percentage Refusal Density”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top