,

Manual Direct Shear Test Set

Rp19,000,000

aboratorium mekanika tanah yang digunakan untuk menentukan parameter kuat geser tanah, yaitu Kohesi () dan Sudut Geser Dalam (). Pengujian ini dilakukan dengan menggeser sampel tanah secara horizontal pada bidang belah tertentu di bawah beban vertikal yang konstan.

Parameter yang dihasilkan dari alat ini sangat penting dalam perhitungan stabilitas lereng, daya dukung pondasi, dan tekanan tanah pada dinding penahan (sesuai standar ASTM D3080 atau AASHTO T236).

1. Komponen Utama Alat

Satu set Direct Shear manual terdiri dari sistem pembebanan ganda (vertikal dan horizontal):

  • Shear Box (Kotak Geser): Kotak logam yang terbagi menjadi dua bagian (atas dan bawah). Sampel tanah diletakkan di dalamnya.

  • Loading Frame: Rangka baja tempat kotak geser diletakkan, dilengkapi dengan sistem lengan beban (lever arm) untuk memberikan tekanan normal (vertikal).

  • Manual Gear Box: Sistem penggerak manual (engkol) untuk mendorong bagian bawah kotak geser secara horizontal dengan kecepatan konstan.

  • Proving Ring: Cincin kalibrasi untuk mengukur besarnya gaya geser horizontal yang terjadi saat pengujian.

  • Dial Indicators (2 buah):

    • Dial Vertikal: Mengukur perubahan tinggi (pengembangan atau penyusutan) sampel.

    • Dial Horizontal: Mengukur jarak pergeseran sampel.

  • Slotted Weights: Set beban logam untuk memberikan tekanan normal vertikal pada sampel.

  • Porous Stones & Grid Plates: Batu pori dan pelat bergerigi untuk menjamin distribusi beban dan memungkinkan drainase air jika diperlukan.


2. Spesifikasi Teknis Umum

Fitur Spesifikasi
Ukuran Sampel Umumnya 60 x 60 mm atau Diameter 60 mm
Kapasitas Beban Gaya Geser: 5 kN; Beban Normal: Tergantung rasio lengan (1:10)
Sistem Penggerak Manual (Engkol Putar)
Material Shear Box Kuningan atau Stainless Steel (anti karat)
Ketelitian Dial 0,01 mm

3. Prosedur Pengujian Singkat

  1. Persiapan: Sampel tanah dimasukkan ke dalam shear box dan dipasang pada mesin.

  2. Pembebanan Vertikal: Berikan beban normal () sesuai rencana (misalnya 0,5, 1,0, dan 2,0 kg/cm²). Biarkan tanah berkonsolidasi jika diperlukan.

  3. Penggeseran: Putar engkol manual untuk menggeser kotak bawah secara perlahan dan konstan.

  4. Pembacaan: Catat gaya geser pada interval pergeseran tertentu (setiap 0,25 mm atau 0,5 mm) hingga tercapai gaya geser maksimum (puncak) atau beban stabil.

  5. Pengulangan: Ulangi pengujian pada minimal 3 sampel identik dengan beban normal vertikal yang berbeda-beda.


4. Analisis Hasil

Hasil dari minimal 3 titik pengujian tersebut diplot ke dalam grafik Hubungan Tegangan Geser () dan Tegangan Normal (). Garis lurus yang ditarik melalui titik-titik tersebut akan menghasilkan:

  • Kemiringan garis = Sudut Geser Dalam ().

  • Titik potong pada sumbu vertikal = Kohesi ().


5. Kelebihan & Kekurangan Tipe Manual

  • Kelebihan: Harga lebih terjangkau, mekanisme sederhana sehingga mudah dirawat, dan sangat baik untuk tujuan instruksional/pendidikan.

  • Kekurangan: Memerlukan operator yang sangat sabar dan teliti untuk memutar engkol secara konstan selama proses geser (yang bisa memakan waktu lama pada metode slow shear).

Berat 120 kg
Dimensi 130 × 50 × 130 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Manual Direct Shear Test Set”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top