,

LOS ANGELES ABRASSION MACHINE

alat uji utama yang digunakan untuk mengukur tingkat keausan atau ketahanan agregat kasar (batu pecah) terhadap degradasi akibat gesekan, benturan, dan penggilingan.

Pengujian ini mensimulasikan beban lalu lintas yang terjadi pada perkerasan jalan, di mana batu-batu saling bergesekan dan terpukul. Hasil pengujian ini dinyatakan dalam persen kehilangan berat, yang disebut nilai Los Angeles Abrasion Value (LAA) sesuai standar ASTM C131, ASTM C535, atau SNI 2417:2008.

1. Komponen Utama Mesin

  • Drum Baja: Silinder baja berlubang (diameter dalam $711\text{ mm}$ dan panjang dalam $508\text{ mm}$) yang dipasang pada poros horizontal.

  • Internal Shelf (Sirip): Plat baja di bagian dalam drum yang berfungsi untuk mengangkat sampel dan bola baja, lalu menjatuhkannya saat drum berputar.

  • Motor Penggerak: Mesin listrik yang memutar drum dengan kecepatan konstan 30 hingga 33 RPM.

  • Digital Counter: Alat penghitung otomatis yang akan menghentikan mesin setelah mencapai jumlah putaran yang ditentukan (biasanya 500 atau 1.000 putaran).

  • Steel Balls (Bola Baja): Bola-bola baja keras dengan diameter sekitar $46,8\text{ mm}$. Jumlah bola yang digunakan bergantung pada gradasi sampel (Grading A, B, C, atau D).

  • Catching Pan: Talam besar di bagian bawah untuk menampung sampel dan bola baja setelah pengujian selesai.


2. Spesifikasi Teknis Umum

Fitur Spesifikasi Standar
Diameter Dalam Drum $711 \pm 5\text{ mm}$
Panjang Dalam Drum $508 \pm 5\text{ mm}$
Kecepatan Putaran $30$$33\text{ RPM}$
Tebal Plat Baja $12\text{ mm}$
Daya Listrik $1\text{ HP (750 Watt)}, 220\text{V}, 1\text{-Phase}$
Beban Bola Baja $\pm 390$$445\text{ gram per bola}$

3. Prosedur Pengujian Singkat

  1. Persiapan: Sampel agregat dicuci dan dikeringkan di oven, lalu ditimbang (misalnya $5.000\text{ gram}$).

  2. Pemuatan: Masukkan sampel dan jumlah bola baja yang sesuai ke dalam drum.

  3. Pemutaran: Atur counter pada 500 putaran (untuk agregat ukuran standar) dan jalankan mesin.

  4. Penyaringan: Setelah berhenti, keluarkan material dan saring menggunakan saringan No. 12 (1,70 mm).

  5. Perhitungan: Timbang material yang tertahan di atas saringan No. 12. Selisih berat awal dengan berat akhir adalah nilai keausannya.

     

    $$LAA = \frac{\text{Berat Awal} – \text{Berat Tertahan No. 12}}{\text{Berat Awal}} \times 100\%$$

4. Interpretasi Hasil

Semakin rendah nilai LAA, semakin keras dan tahan lama agregat tersebut.

  • LAA < 20%: Agregat sangat keras (untuk lapisan permukaan jalan beban berat).

  • LAA 20% – 40%: Agregat kualitas sedang (umum untuk konstruksi jalan dan beton).

  • LAA > 40%: Agregat lunak (tidak disarankan untuk lapisan aus, biasanya hanya untuk timbunan atau sub-base).


5. Ukuran & Berat Mesin

  • Dimensi Fisik: $\pm 120\text{ cm (P)} \times 100\text{ cm (L)} \times 100\text{ cm (T)}$.

  • Berat Bersih: $\pm 350\text{ kg} – 450\text{ kg}$ (Mesin harus sangat berat agar tidak bergetar/bergeser saat bola baja menghantam dinding drum).

  • Instalasi: Wajib dipasang pada pondasi beton yang kuat dan dibaut angkur untuk meredam getaran dan kebisingan.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “LOS ANGELES ABRASSION MACHINE”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top