,

Hydrometer Analysis Test Set

Rp10,000,000

rangkaian alat laboratorium yang digunakan untuk menentukan distribusi ukuran butiran tanah yang sangat halus, yaitu tanah yang lolos saringan No. 200 (0,075 mm) seperti lanau (silt) dan lempung (clay).

Pengujian ini didasarkan pada Hukum Stokes, yang menyatakan bahwa kecepatan pengendapan partikel dalam suspensi cairan bergantung pada ukuran/diameter partikel tersebut.

1. Komponen Utama Alat

Satu set Hydrometer Analysis biasanya terdiri dari peralatan berikut:

  • Hydrometer (Tipe 151H atau 152H):

    • 151H: Mengukur berat jenis (specific gravity) suspensi.

    • 152H: Mengukur konsentrasi tanah dalam suspensi (gram per liter).

  • Sedimentation Cylinder (Tabung Sedimentasi): Silinder kaca berkapasitas 1.000 ml dengan tanda batas volume yang jelas. Biasanya diperlukan minimal 2 buah (satu untuk sampel, satu untuk kontrol/koreksi).

  • High Speed Stirrer (Mixer): Alat pengaduk elektrik dengan kecepatan tinggi (di atas 10.000 rpm) untuk mendispersi butiran tanah agar tidak menggumpal.

  • Dispersion Cup: Wadah khusus berbahan stainless steel yang digunakan bersama mixer untuk mengaduk campuran tanah dan air.

  • Hydrometer Jar Bath (Water Bath): Bak air besar dengan pengatur suhu (termostat) untuk menjaga suhu suspensi tetap konstan selama pengujian (biasanya $20^\circ\text{C}$), karena perubahan suhu mempengaruhi viskositas cairan.

  • Chemical Dispersing Agent: Biasanya menggunakan larutan Sodium Hexametaphosphate (sering disebut Calgon) untuk mencegah penggumpalan partikel tanah (flocculation).


2. Spesifikasi Teknis (Mengacu ASTM D-422 / AASHTO T-88)

Komponen Spesifikasi Standar
Tipe Hydrometer Skala 151H ($0,995 – 1,038$) atau 152H ($-5 \text{ s/d } +60 \text{ g/L}$)
Kapasitas Silinder 1.000 ml
Kecepatan Mixer Minimal 10.000 rpm (tanpa beban)
Suhu Standar $20^\circ\text{C}$ atau $68^\circ\text{F}$
Ketelitian Termometer $0,5^\circ\text{C}$

3. Prosedur Kerja Singkat

  1. Persiapan: Campur sampel tanah kering (lolos saringan No. 200) dengan larutan pendispersi dan diamkan selama minimal 16 jam.

  2. Pengadukan: Aduk campuran menggunakan High Speed Stirrer selama 1 menit hingga menjadi suspensi homogen.

  3. Sedimentasi: Pindahkan ke dalam silinder 1.000 ml dan tambahkan air suling hingga batas volume.

  4. Pembacaan: Masukkan Hydrometer ke dalam silinder dan catat pembacaan pada interval waktu tertentu (misal: 2 menit, 5 menit, 15 menit, hingga 24 jam).

  5. Perhitungan: Gunakan Hukum Stokes untuk menghitung diameter partikel berdasarkan kecepatan pengendapan yang terukur melalui perubahan berat jenis suspensi.


4. Harga Pasaran

Untuk satu set lengkap Hydrometer Analysis Test Set (kualitas lokal standar laboratorium):

  • Harga Estimasi: Rp 12.000.000 – Rp 18.000.000.

  • Harga bisa lebih mahal jika Water Bath yang disertakan memiliki sistem pendingin (chiller) otomatis.

5. Kelebihan & Kekurangan

  • Kelebihan: Satu-satunya cara standar untuk membedakan antara butiran lanau dan lempung yang tidak bisa dipisahkan oleh saringan fisik.

  • Kekurangan: Membutuhkan waktu yang lama (biasanya 24 jam pengamatan) dan sangat sensitif terhadap perubahan suhu serta kebersihan peralatan kaca.

Berat 50 kg
Dimensi 90 × 90 × 50 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Hydrometer Analysis Test Set”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top