1. Komponen Utama Alat
Satu set Sondir Hidrolik 5 Ton terdiri dari:
-
Hydraulic Driving System: Unit pompa hidrolik yang digerakkan oleh mesin diesel (atau bensin) untuk menekan stik sondir ke bawah secara kontinu dan stabil.2
-
Loading Frame: Rangka baja utama yang berfungsi sebagai penopang sistem hidrolik. Biasanya dilengkapi dengan roda untuk memudahkan mobilisasi di lapangan.
-
Manometer (2 buah): * Satu untuk pembacaan rendah (0-100 kg/cm²) untuk akurasi pada tanah lunak.
-
Satu untuk pembacaan tinggi (0-500 kg/cm²) untuk tanah keras.
-
-
Sounding Rods (Stik Sondir): Batang baja silinder berdiameter 36 mm dengan panjang standar 1 meter per batang.
-
Mantel Cone & Friction Cone (Begemann): Ujung penembus yang berfungsi mengukur perlawanan ujung dan gesekan tanah.
-
Anchors (Angkur): Set baut spiral panjang yang ditanam ke dalam tanah untuk menahan rangka sondir agar tidak terangkat saat memberikan tekanan 5 ton.
2. Spesifikasi Teknis Umum
| Fitur | Spesifikasi |
| Kapasitas Tekan | 50 kN (5.000 kg / 5 Ton) |
| Kapasitas Tarik | 65 kN |
| Kecepatan Penetrasi | 2 cm/detik (Standar ASTM/SNI) |
| Mesin Penggerak | Diesel Engine 8-10 HP atau Mesin Bensin |
| Stroke (Langkah) | 100 cm – 120 cm |
| Diameter Batang | 36 mm |
3. Ukuran dan Dimensi (Kebutuhan Transportasi)
Karena alat ini cukup besar, rincian dimensinya penting untuk mobilisasi:
-
Tinggi Total (Saat Operasional): ± 220 cm – 250 cm.
-
Lebar Rangka: ± 80 cm – 100 cm.
-
Berat Unit Utama: ± 400 kg – 600 kg (belum termasuk aksesoris stik dan angkur).
-
Mobilisasi: Biasanya membutuhkan kendaraan minimal tipe Pick-up atau truk kecil karena berat total keseluruhan set bisa mencapai 1 ton.
4. Keunggulan Tipe Hidrolik 5 Ton
-
Stabilitas Kecepatan: Sistem hidrolik memastikan kecepatan penetrasi tetap konstan 2 cm/detik, yang sulit dicapai secara konsisten oleh sondir manual engkol.
-
Kemampuan Tembus: Mampu menembus lapisan lensa pasir atau tanah lempung kaku yang biasanya membuat sondir 2 ton berhenti (refusal).
-
Kesehatan & Keselamatan (K3): Mengurangi kelelahan fisik operator karena tekanan diberikan oleh mesin, bukan tenaga manusia.
5. Hasil Pengujian
Data dari alat ini digunakan untuk:
-
Menentukan kedalaman Tanah Keras.
-
Menghitung daya dukung pondasi dangkal maupun pondasi dalam (tiang pancang/bore pile).
-
Membuat grafik hubungan antara kedalaman vs perlawanan konus ($q_c$) dan jumlah hambatan pelekat ($T_f$).






Ulasan
Belum ada ulasan.