Alat ini bekerja dengan prinsip rotasi manual. Operator memutar stang bor sehingga mata bor masuk ke dalam tanah dan “memakan” lapisan tanah tersebut. Tanah yang terperangkap di dalam mata bor kemudian diangkat ke atas untuk dideskripsikan (jenis, warna, konsistensi) atau dimasukkan ke dalam kantong sampel.
Fitur Utama
-
Deep Boring Capability: Meskipun manual, alat ini sanggup mencapai kedalaman 5 hingga 10 meter dengan penambahan batang penyambung (extension rods).
-
Sampling Lapisan: Memungkinkan teknisi untuk memetakan profil tanah secara visual dari permukaan hingga kedalaman maksimum.
-
Sistem Koneksi Presisi: Sambungan antar batang menggunakan drat halus atau pin pengunci yang presisi, memastikan batang tetap lurus dan tidak goyang saat diputar di kedalaman tinggi.
-
Ergonomis: Gagang putar (T-Piece) dilapisi dengan material yang nyaman untuk digenggam agar operator dapat memberikan torsi maksimal tanpa melukai tangan.
Spesifikasi Teknis (Standar Sipil)
| Komponen | Spesifikasi Umum |
| Tipe Mata Bor | Iwan Auger (untuk tanah umum/lempung) |
| Material Batang | Pipa Baja Sch 40 atau Solid Steel Rod |
| Diameter Luar | 3 inci (7,6 cm) atau 4 inci (10 cm) |
| Panjang per Batang | 1,0 meter |
| Sistem Drat | Witworth atau Square Thread (tahan aus) |
Komponen dalam Paket Hand Boring Set
-
Iwan Auger: Mata bor utama untuk mengambil tanah.
-
Straight Auger: Untuk menembus lapisan tanah yang agak keras atau berkerikil kecil.
-
T-Piece (Handle): Batang pemutar bagian atas.
-
Extension Rods: Batang penyambung (biasanya 5-10 buah).
-
Sample Tube (Shelby Tube): Tabung khusus untuk mengambil sampel tanah asli (undisturbed) guna uji lab (Triaxial/Konsolidasi).
-
Drilling Adaptor: Penyambung antara tabung sampel dan batang bor.
Kegunaan Utama
-
Penyelidikan Tanah (Soil Investigation): Menentukan jenis fondasi yang cocok (fondasi dangkal atau dalam).
-
Uji Laboratorium: Mengambil sampel untuk mengetahui nilai Atterberg Limits, kadar air, dan berat jenis.
-
Muka Air Tanah: Mengetahui kedalaman air tanah (water table) secara langsung di lapangan.
-
Pemasangan Piezometer: Membuat lubang untuk alat monitoring tekanan air tanah.
Rekomendasi: Untuk hasil yang lebih akurat dalam menentukan kekerasan tanah secara kuantitatif di lapangan, penggunaan Hand Bor sering kali dikombinasikan dengan pengujian DCP (Dynamic Cone Penetrometer) atau Sondir (CPT).






Ulasan
Belum ada ulasan.