1. Glass Plate untuk Laboratorium (Umum)
Digunakan sebagai alas atau wadah sementara untuk melakukan reaksi kimia skala kecil atau pengamatan sampel.
-
Material: Umumnya terbuat dari Soda-lime glass atau Borosilicate glass (tahan panas).
-
Ketebalan: Biasanya berkisar antara $3\text{ mm}$ hingga $6\text{ mm}$.
-
Finishing: Bagian tepi biasanya dipoles (polished edge) agar tumpul dan aman bagi tangan pengguna.
2. Glass Plate untuk TLC (Thin Layer Chromatography)
Digunakan dalam teknik kromatografi lapis tipis untuk memisahkan komponen dalam campuran kimia.
-
Fungsi: Sebagai media pendukung untuk fase diam (seperti silika gel).
-
Ukuran Standar: Umumnya $10 \times 10\text{ cm}$ atau $20 \times 20\text{ cm}$.
-
Karakteristik: Memiliki permukaan yang sangat rata dan bersih secara kimiawi agar tidak mengganggu hasil pemisahan zat.
3. Glass Plate untuk Elektroforesis (Gel Electrophoresis)
Digunakan dalam biologi molekuler untuk mencetak gel (seperti gel poliakrilamida) yang digunakan untuk memisahkan DNA, RNA, atau protein.
-
Desain: Biasanya terdiri dari sepasang pelat (pelat pendek dan pelat panjang/berlekuk).
-
Presisi: Memiliki tingkat kerataan yang sangat tinggi untuk mencegah kebocoran saat penuangan gel cair.
4. Glass Plate untuk Uji Fisik (Spot Plate / Color Plate)
Terkadang berupa pelat kaca tebal dengan cekungan (sumuran) di permukaannya.
-
Kegunaan: Mengamati perubahan warna atau reaksi pengendapan dari beberapa sampel secara bersamaan.
Perbandingan Material Glass Plate
| Jenis Kaca | Ketahanan Panas | Ketahanan Kimia | Penggunaan Utama |
| Soda-Lime | Rendah | Standar | Alas umum, preparat mikroskop sederhana. |
| Borosilicate | Tinggi (hingga $500^\circ\text{C}$) | Sangat Tinggi | Reaksi kimia, pemanasan, laboratorium medis. |
| Quartz Glass | Sangat Tinggi | Luar Biasa | Aplikasi sinar UV dan suhu sangat ekstrem. |
Keunggulan Produk
-
Transparansi Tinggi: Memudahkan pengamatan visual dari berbagai sudut.
-
Mudah Disterilkan: Tahan terhadap proses autoklaf (pemanasan uap) maupun pembersihan dengan alkohol/pelarut organik.
-
Permukaan Non-Reaktif: Tidak bereaksi dengan sebagian besar bahan kimia cair atau bubuk.
Catatan Keamanan: Meskipun tahan lama, pelat kaca rentan pecah jika terjatuh atau terkena perubahan suhu yang sangat mendadak (thermal shock). Selalu periksa retakan halus sebelum digunakan untuk menghindari cedera atau kontaminasi sampel.






Ulasan
Belum ada ulasan.