1. Komponen Utama Alat
Alat ini mengintegrasikan sistem mekanik dengan kontrol elektronik:
-
Electric Power Drive: Motor listrik yang dilengkapi dengan sistem gir (gearbox) untuk menggerakkan pelat bawah naik dengan kecepatan yang dapat diatur secara presisi.
-
Speed Control: Tombol atau tuas pengatur kecepatan untuk memastikan regangan berada pada rentang standar (biasanya 0,5% hingga 2% per menit).
-
Load Measurement (Analog atau Digital):
-
Tipe Semi-Elektrik: Menggunakan Proving Ring dengan Dial Indicator.
-
Tipe Digital: Menggunakan Load Cell (sensor beban) dan LVDT (sensor deformasi) yang hasilnya langsung muncul di layar LCD.
-
-
Limit Switch: Sakelar pengaman otomatis yang mematikan motor saat pelat tekan mencapai batas atas atau bawah untuk mencegah kerusakan alat.
-
Sample Platens: Pelat tekan atas dan bawah yang terbuat dari bahan anti karat.
2. Spesifikasi Teknis Umum
| Fitur | Spesifikasi |
| Kapasitas Beban | Umumnya 500 kgf hingga 1000 kgf (5 – 10 kN) |
| Kecepatan Mesin | Dapat diatur atau konstan (contoh: 1.27 mm/menit) |
| Daya Listrik | 220 V AC / 1-Phase / 370 – 550 Watt |
| Ukuran Sampel | Diameter 35 mm, 50 mm, atau 70 mm |
| Material Frame | Baja profil atau plat besi tebal dengan powder coating |
3. Keunggulan Dibandingkan Tipe Manual
-
Stabilitas Kecepatan: Kecepatan penekanan yang tetap sangat krusial karena kekuatan tekan tanah lempung sangat dipengaruhi oleh laju regangan (rate of strain).
-
Efisiensi Tenaga: Operator tidak perlu memutar engkol manual selama 10-20 menit per sampel.
-
Kemudahan Pembacaan: Pada tipe digital, nilai beban maksimum ($q_u$) biasanya terekam secara otomatis di layar, sehingga risiko kesalahan pencatatan mata manusia berkurang.
4. Prosedur Pengoperasian Singkat
-
Persiapan: Siapkan sampel tanah silinder dan ukur dimensinya secara teliti.
-
Pemasangan: Letakkan sampel di tengah pelat bawah. Atur pelat atas hingga hampir menyentuh permukaan tanah.
-
Pengaturan: Nol-kan (zero) seluruh indikator beban dan deformasi.
-
Pengujian: Nyalakan motor. Catat beban secara periodik berdasarkan interval deformasi yang ditentukan (misal tiap 0,25 mm).
-
Selesai: Matikan mesin saat sampel mengalami keruntuhan (beban turun) atau saat regangan mencapai 15%. Tekan tombol “Reverse” untuk mengembalikan posisi pelat.






Ulasan
Belum ada ulasan.