1. Komponen Utama
-
Clamping Yoke (Penjepit): Batang penyangga vertikal dengan pengunci di bagian atas untuk menahan tumpukan saringan agar tidak bergeser saat mesin bergetar.
-
Vibrating Platform (Meja Getar): Dudukan saringan yang dihubungkan ke motor penggerak atau sistem elektromagnetik.
-
Digital Timer: Panel kontrol untuk mengatur durasi pengayakan (biasanya standar 10–15 menit).
-
Speed Control (Opsional): Pengatur frekuensi getaran untuk menyesuaikan jenis material (halus atau kasar).
-
Electric Motor: Motor penggerak yang dilengkapi dengan beban eksentrik untuk menciptakan getaran.
2. Mekanisme Getaran
Ada dua tipe utama yang umum dipasarkan:
-
Mechanical Shaker: Menggunakan motor dan sabuk (belt) untuk menghasilkan gerakan memutar dan hentakan vertikal. Suaranya cenderung lebih bising namun sangat kuat untuk agregat kasar.
-
Electromagnetic Shaker: Menggunakan induksi magnet untuk menghasilkan gerakan 3D (vertikal dan rotasi). Tipe ini lebih senyap dan getarannya dapat diatur secara lebih presisi (biasanya untuk saringan diameter 8 inci).
3. Spesifikasi Teknis Umum
4. Keuntungan Menggunakan Shaker Elektrik
-
Standardisasi: Menghilangkan variabel kekuatan tangan operator, sehingga hasil uji di laboratorium mana pun akan tetap seragam.
-
Efisiensi Waktu: Operator dapat melakukan pekerjaan lain (seperti menimbang sampel lain) sementara mesin bekerja secara otomatis sesuai timer.
-
Pemisahan Sempurna: Getaran yang konstan mencegah terjadinya blinding (lubang saringan tersumbat oleh partikel yang ukurannya pas dengan lubang).
5. Ukuran dan Berat
-
Dimensi: ± 50 cm x 50 cm x 100 cm (tergantung panjang tiang penjepit).
-
Berat: ± 45 kg – 80 kg. Rangkanya sengaja dibuat berat agar mesin tidak “berjalan” atau bergeser saat bergetar hebat.
-
Instalasi: Wajib diletakkan di atas lantai beton yang rata. Beberapa tipe memerlukan baut angkur ke lantai untuk stabilitas maksimal.






Ulasan
Belum ada ulasan.