,

Dutch Cone Penetrometer ( SONDIR ) 2,5 tons

Rp33,000,000

atau di Indonesia lebih dikenal sebagai Sondir, adalah alat yang digunakan untuk menentukan daya dukung tanah dan mengetahui letak lapisan tanah keras.

Metode ini merupakan salah satu pengujian lapangan (in-situ test) yang paling populer karena prosedurnya cepat, ekonomis, dan hasilnya sangat andal untuk desain fondasi dangkal atau penentuan kedalaman tiang pancang.

Alat ini bekerja dengan cara menekan sebuah konus (kerucut) ke dalam tanah secara statis menggunakan sistem hidrolik atau mekanis. Selama penekanan, alat ini mengukur dua hal utama:

  • Perlawanan Penetrasi Konus (Cone Resistance / $q_c$): Kekuatan tanah menahan ujung kerucut (dinyatakan dalam $kg/cm^2$).

  • Hambatan Pelekat (Sleeve Friction / $f_s$): Gesekan tanah terhadap selubung/dinding alat (dinyatakan dalam $kg/cm^2$).

2. Komponen Utama Alat

Alat Sondir biasanya tersedia dalam kapasitas 2 Ton (untuk tanah lunak) atau 5 Ton (untuk tanah yang lebih keras). Komponennya meliputi:

  • Mesin Sondir (Main Frame): Rangka baja yang dilengkapi dengan sistem roda gigi atau hidrolik untuk menekan pipa.

  • Manometer: Alat ukur tekanan (biasanya terdiri dari dua buah, misalnya kapasitas 0-60 $kg/cm^2$ dan 0-250 $kg/cm^2$) untuk membaca kekuatan tanah.

  • Pipa Sondir: Pipa baja berongga dengan panjang standar 1 meter per batang yang disambung secara bertahap.

  • Inner Rod (Stang Dalam): Batang besi di dalam pipa yang meneruskan tekanan dari mesin ke ujung konus.

  • Begemul (Bikonus/Konus):

    • Konus: Hanya mengukur perlawanan ujung.

    • Bikonus (Begemul): Memiliki selubung tambahan untuk mengukur gesekan dinding (friction).

  • Anchoring System: Empat buah jangkar berbentuk spiral (spiral anchor) yang ditanam ke tanah agar mesin tidak terangkat saat menekan.


3. Spesifikasi Teknis Standar (ASTM D-3441)

Bagian Spesifikasi Standar
Sudut Konus $60^circ$
Luas Dasar Konus $10text{ cm}^2$ (Diameter $approx 35.7text{ mm}$)
Luas Selubung (Friction Sleeve) $100text{ cm}^2$ atau $150text{ cm}^2$
Kecepatan Penetrasi Konstan $1 – 2text{ cm/detik}$

4. Kegunaan Data Sondir

Hasil pengujian sondir disajikan dalam bentuk grafik Sondir Plot yang menunjukkan hubungan antara kedalaman dengan perlawanan konus serta jumlah hambatan pelekat. Data ini berguna untuk:

  1. Menentukan Kedalaman Fondasi: Mencari lapisan tanah keras (biasanya $q_c > 150 – 200text{ kg/cm}^2$).

  2. Estimasi Daya Dukung: Menghitung kapasitas beban yang bisa diterima oleh tiang pancang atau pondasi sumuran.

  3. Klasifikasi Lapisan Tanah: Membedakan antara lapisan lempung, lanau, atau pasir berdasarkan nilai gesekannya.


5. Kelebihan & Kekurangan

  • Kelebihan: Cepat, hasil dapat langsung dilihat di lapangan, biaya relatif murah, dan sangat baik untuk tanah lempung/pasir halus.

  • Kekurangan: Tidak bisa menembus lapisan batuan atau kerikil padat, dan tidak mendapatkan sampel tanah secara fisik untuk dibawa ke lab (hanya angka tekanan).

Berat 500 kg
Dimensi 220 × 120 × 80 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Dutch Cone Penetrometer ( SONDIR ) 2,5 tons”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top