,

DRYING OVEN

perangkat pemanas yang sangat krusial dalam laboratorium teknik sipil dan material. Fungsi utamanya adalah untuk menghilangkan kadar air dari sampel tanah, agregat, aspal, atau beton tanpa merusak struktur kimia material tersebut.

Dalam pengujian tanah dan agregat, penggunaan suhu yang stabil dan sirkulasi udara yang merata sangat penting untuk mendapatkan nilai berat kering yang akurat guna perhitungan kadar air, berat jenis, dan analisis saringan.

1. Jenis Oven Berdasarkan Sirkulasi

  • Natural Convection (Konveksi Alami): Udara panas naik secara alami. Cocok untuk sterilisasi atau material yang sangat ringan yang bisa terbang jika terkena tiupan angin kencang.

  • Forced Air / Gravity Convection (Konveksi Paksa): Dilengkapi dengan Internal Fan (Kipas) untuk memastikan suhu di seluruh sudut ruang oven benar-benar seragam. Ini adalah tipe yang paling direkomendasikan untuk pengujian material konstruksi agar proses pengeringan lebih cepat dan merata.


2. Komponen Utama

  • Chamber (Ruang Dalam): Biasanya terbuat dari Stainless Steel agar tahan karat akibat uap air dari sampel yang basah.

  • Heating Element: Elemen pemanas yang terletak di sekeliling dinding dalam atau di bagian bawah.

  • Digital Controller (PID): Layar digital untuk mengatur suhu dan waktu dengan akurasi tinggi (biasanya hingga $\pm 1^\circ\text{C}$).

  • Shelves (Rak): Rak berlubang yang posisinya dapat diatur ketinggiannya untuk menampung berbagai ukuran talam atau cawan.

  • Insulation: Lapisan glass wool tebal di antara dinding dalam dan luar untuk menjaga panas agar tidak keluar dan permukaan luar tetap aman disentuh.


3. Spesifikasi Teknis Umum (Kapasitas Lab)

Fitur Spesifikasi Standar
Rentang Suhu Ambient hingga $200^\circ\text{C}$ atau $300^\circ\text{C}$
Kapasitas Volume 50 Liter, 100 Liter, 200 Liter, hingga 1000 Liter
Akurasi Suhu $\pm 1^\circ\text{C}$
Material Interior Stainless Steel 304
Fitur Keamanan Over-temperature protection (mencegah panas berlebih)
Daya Listrik 1.000 Watt – 4.000 Watt (tergantung ukuran)

4. Penggunaan Standar dalam Pengujian Tanah/Agregat

Berdasarkan standar ASTM dan SNI, suhu pengeringan diatur berdasarkan jenis material:

  • Agregat dan Tanah Umum: $110 \pm 5^\circ\text{C}$.

  • Tanah Organik / Gambut: Biasanya suhu diturunkan ke sekitar $60^\circ\text{C}$ untuk mencegah pembakaran material organik.

  • Waktu Pengeringan: Biasanya dilakukan hingga tercapai “berat tetap” (rata-rata 16–24 jam).


5. Ukuran dan Dimensi

  • Ukuran Kecil (50L): ± 50x50x70 cm (Cocok untuk cawan kadar air).

  • Ukuran Sedang (200L): ± 80x70x100 cm (Standar laboratorium jalan/beton).

  • Ukuran Besar (Oven Gerobak): Bisa setinggi manusia untuk mengeringkan sampel agregat dalam jumlah karung.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “DRYING OVEN”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top