1. Komponen Utama Alat
Satu set Consolidation Test biasanya terdiri dari:
-
Consolidation Frame (Loading Device): Rangka beban mekanis yang menggunakan sistem lengan beban (lever arm) untuk melipatgandakan beban (biasanya rasio 1:10 atau 1:11).
-
Consolidation Cell: Wadah silinder logam tempat sampel tanah diletakkan. Terdiri dari:
-
Ring Sampel: Menjaga agar tanah tidak mengembang ke samping (lateral confinement).
-
Porous Stones: Dua buah batu pori (atas dan bawah) untuk jalur keluarnya air.
-
-
Water Reservoir: Wadah di sekeliling cell untuk menjaga sampel tetap terendam air (saturated condition) selama pengujian.
-
Dial Indicator (Deformation Gauge): Jam ukur dengan ketelitian 0,01 mm atau 0,002 mm untuk memantau penurunan tanah.
-
Slotted Weights: Set beban logam dengan berbagai berat (biasanya total mencapai 64 kg atau lebih) untuk memberikan tekanan vertikal secara bertahap.
2. Spesifikasi Teknis Umum
3. Prosedur Pengujian Singkat
-
Persiapan: Sampel tanah asli (undisturbed) dipotong dan dimasukkan ke dalam ring sampel.
-
Pemasangan: Sampel dijepit di antara dua batu pori di dalam cell dan diletakkan pada rangka beban.
-
Pembebanan (Loading): Beban diberikan secara bertahap (misalnya 0.25, 0.5, 1, 2, 4, 8, hingga 16 kg/cm²). Setiap tahap beban biasanya didiamkan selama 24 jam.
-
Pembacaan: Penurunan dicatat pada interval waktu tertentu (6 detik, 15 detik, 1 menit, hingga 24 jam) untuk setiap tahap beban.
-
Pembongkaran (Unloading): Beban dikurangi secara bertahap untuk melihat sifat pengembangan (rebound) tanah.
4. Parameter yang Dihasilkan
-
Indeks Kompresi (): Menunjukkan tingkat kemudahan tanah untuk mampat.
-
Koefisien Konsolidasi (): Menunjukkan kecepatan tanah untuk mengalami penurunan.
-
Tekanan Pra-konsolidasi (): Beban maksimum yang pernah dialami tanah di masa lalu.






Ulasan
Belum ada ulasan.