1. Fungsi Utama
-
Standarisasi Energi: Memastikan setiap tumbukan memiliki tinggi jatuh dan kekuatan yang sama persis, menghilangkan variabel kesalahan manusia (faktor kelelahan operator).
-
Efisiensi Waktu: Memungkinkan teknisi laboratorium mengerjakan tugas lain sementara mesin melakukan proses penumbukan yang memakan waktu lama.
-
Kesehatan & Keselamatan: Mengurangi risiko cedera otot atau punggung pada teknisi akibat mengangkat beban penumbuk seberat 2,5 kg atau 4,5 kg secara berulang-ulang ratusan kali.
2. Komponen Utama Alat
-
Control Panel & Counter: Layar digital untuk mengatur jumlah tumbukan yang diinginkan. Mesin akan berhenti secara otomatis jika target jumlah tumbukan telah tercapai.
-
Rotating Base (Meja Putar): Dudukan cetakan (mold) yang berputar secara otomatis setiap kali tumbukan terjadi, memastikan seluruh permukaan tanah terkena tumbukan secara merata.
-
Rammer Lift Mechanism: Mekanisme rantai atau kabel yang mengangkat beban penumbuk dan menjatuhkannya tepat pada ketinggian standar (305 mm atau 457 mm).
-
Interchangeable Rammers: Set penumbuk yang bisa diganti-ganti (lingkaran atau sektor) sesuai dengan standar Proctor yang digunakan.
-
Safety Cage: Pelindung atau sangkar besi di sekeliling mesin untuk mencegah tangan operator masuk ke area tumbukan saat mesin beroperasi.
3. Spesifikasi Teknis (Umum)
4. Keunggulan Dibandingkan Tipe Manual
-
Distribusi Tumbukan: Pola tumbukan pada mesin otomatis jauh lebih merata karena rotasi meja yang sudah terkalibrasi secara mekanis.
-
Reprodusibilitas: Hasil uji antara satu sampel dengan sampel lainnya lebih konsisten (presisi tinggi).
-
Pengoperasian Mudah: Operator hanya perlu memasukkan tanah per lapisan, menekan tombol start, dan menunggu hingga lapisan tersebut selesai ditumbuk.






Ulasan
Belum ada ulasan.