,

AIR PERMEABILITY OF PORTLAND CEMENT BY FINENESS DEVICE

Pengujian Air Permeability of Portland Cement dilakukan menggunakan alat yang dikenal sebagai Blaine Fineness Apparatus. Pengujian ini merupakan standar internasional (ASTM C204 atau SNI 15-2530) untuk mengukur kehalusan semen berdasarkan kemampuan udara melewati sampel semen yang dipadatkan.

Semakin halus butiran semen, semakin besar luas permukaan totalnya, dan semakin besar pula hambatan terhadap aliran udara yang melewatinya.

Alat ini adalah instrumen presisi mekanis yang mengandalkan prinsip tekanan fluida di dalam manometer untuk menghitung luas permukaan spesifik semen dalam satuan $cm^2/g$ atau $m^2/kg$.

1. Komponen Utama

  • Manometer U-Tube: Tabung kaca berbentuk U yang berisi cairan khusus (biasanya oli ringan atau dibutyl phthalate) untuk mengukur tekanan udara.

  • Permeability Cell: Silinder logam tempat sampel semen dimasukkan dan dipadatkan menggunakan plunger.

  • Perforated Disc & Filter Paper: Cakram logam berlubang yang diletakkan di dasar sel untuk menahan kertas saring dan sampel semen.

  • Plunger: Batang penumbuk baja untuk memastikan volume rongga udara (porosity) di dalam sampel semen seragam dan sesuai standar.

  • Aspirator Bulb: Pompa karet untuk menarik cairan di dalam manometer hingga mencapai tanda batas atas.

2. Spesifikasi Teknis Umum

Fitur Deskripsi Standar
Material Sel Stainless Steel tahan aus
Cairan Manometer Dibutyl Phthalate atau oli merah non-higroskopis
Standar Acuan ASTM C204, AASHTO T153, SNI 15-2530
Ketelitian Waktu Memerlukan Stopwatch dengan akurasi 0,1 detik

Mekanisme Pengujian

Pengujian ini didasarkan pada hubungan antara kecepatan aliran udara melewati hamparan semen dan luas permukaan partikel:

  1. Persiapan Sampel: Berat semen dihitung secara presisi berdasarkan massa jenis (density) semen untuk menghasilkan porositas tepat $0.500 \pm 0.005$.

  2. Pemadatan: Semen dimasukkan ke dalam sel dan dipadatkan dengan plunger hingga batas mekanisnya.

  3. Pengaliran Udara: Cairan manometer ditarik hingga garis tanda teratas.

  4. Pengukuran Waktu: Cairan dibiarkan turun. Waktu ($t$) dihitung saat cairan bergerak dari tanda kedua hingga tanda ketiga pada manometer.

  5. Perhitungan: Nilai kehalusan dihitung menggunakan rumus korelasi terhadap sampel semen standar (seperti NIST Standard Reference Material).


Kegunaan dalam Teknik Sipil

Kehalusan semen sangat memengaruhi performa beton karena:

  • Laju Hidrasi: Semen yang lebih halus bereaksi lebih cepat dengan air, menghasilkan kekuatan awal yang lebih tinggi.

  • Workability: Mempengaruhi kebutuhan air dalam campuran beton.

  • Pelepasan Panas: Semen yang sangat halus melepaskan panas hidrasi lebih cepat, yang perlu diwaspadai pada pengecoran beton massa (mass concrete).


Keunggulan Metode Blaine

  1. Standar Global: Merupakan metode paling umum yang diakui oleh industri semen di seluruh dunia.

  2. Hasil Cepat: Memberikan gambaran kehalusan lebih akurat daripada sekadar menggunakan ayakan (sieve) No. 200 atau No. 325.

  3. Reliabilitas: Konstruksi alat yang sederhana membuatnya minim biaya perawatan dan tahan lama.


Tips Laboratorium

Pastikan filter paper yang digunakan adalah tipe khusus untuk uji Blaine dan dalam kondisi baru. Kebocoran udara pada sambungan antara permeability cell dan manometer akan menyebabkan hasil pengujian menjadi tidak valid (nilai kehalusan tampak lebih rendah dari aslinya).

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “AIR PERMEABILITY OF PORTLAND CEMENT BY FINENESS DEVICE”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top