,

ABSORPTION OF FINE AGGREGATE TEST SET

rangkaian alat laboratorium yang digunakan untuk menentukan berat jenis (specific gravity) dan persentase penyerapan air pada agregat halus (pasir).

Pengujian ini sangat penting dalam desain campuran beton (mix design) untuk menghitung volume agregat dalam campuran dan menyesuaikan kadar air karena pasir yang berpori akan menyerap sebagian air semen. Pengujian ini mengacu pada standar ASTM C128 atau SNI 1970:2008.

1. Komponen Utama Alat

Satu set pengujian ini terdiri dari beberapa alat spesifik:

  • Cone and Tamper (Sand Cone):

    • Cone: Cetakan berbentuk kerucut terpancung terbuat dari logam (kuningan atau stainless steel).

    • Tamper: Batang penumbuk logam dengan berat standar (340 gram) untuk memadatkan pasir di dalam kerucut.

  • Pycnometer (Piknometer): Botol kaca khusus (kapasitas 500 ml) atau wadah logam dengan tutup kerucut yang memiliki lubang kecil untuk mengeluarkan udara.

  • Balance (Timbangan Digital): Memerlukan ketelitian minimal 0,1 gram.

  • Drying Oven: Untuk mengeringkan sampel pada suhu $110 \pm 5^\circ\text{C}$.

  • Water Bath/Pan: Untuk merendam sampel pasir selama 24 jam.

  • Hair Dryer / Fan: Digunakan untuk mengeringkan permukaan pasir hingga mencapai kondisi Saturated Surface Dry (SSD).


2. Penentuan Kondisi SSD (Saturated Surface Dry)

Kondisi SSD adalah titik kritis di mana pori-pori di dalam butiran pasir jenuh dengan air, namun permukaan luarnya kering. Cara menentukannya:

  1. Masukkan pasir ke dalam Cone dalam tiga lapisan.

  2. Tumbuk setiap lapisan sebanyak 25 kali menggunakan Tamper.

  3. Angkat kerucut secara vertikal.

  4. Jika pasir tetap tegak, berarti masih terlalu basah. Jika pasir runtuh sedikit (slump), berarti kondisi SSD telah tercapai.


3. Spesifikasi Teknis Umum

Item Spesifikasi
Diameter Atas Kerucut 40 mm
Diameter Bawah Kerucut 90 mm
Tinggi Kerucut 75 mm
Berat Tamper $340 \pm 15$ gram
Diameter Penampang Tamper 25 mm
Kapasitas Piknometer 500 ml

4. Prosedur Pengujian Singkat

  1. Perendaman: Rendam sampel pasir selama 24 jam.

  2. Pengeringan SSD: Keringkan pasir dengan udara panas hingga mencapai kondisi slump saat diuji dengan Cone & Tamper.

  3. Penimbangan 1: Timbang massa pasir kondisi SSD ($S$).

  4. Piknometer: Masukkan pasir SSD ke piknometer, isi air hingga tanda batas, dan timbang ($C$).

  5. Penimbangan 2: Timbang piknometer yang hanya berisi air ($B$).

  6. Pengeringan Oven: Keringkan pasir di oven, lalu timbang berat kering ovennya ($A$).


5. Parameter yang Dihasilkan

  • Bulk Specific Gravity: Berat jenis agregat secara keseluruhan.

  • Apparent Specific Gravity: Berat jenis yang hanya memperhitungkan bagian padat (tanpa pori yang dapat dimasuki air).

  • Absorption (%): Persentase air yang dapat diserap ke dalam pori-pori agregat.

     

    $$Absorption = \frac{S – A}{A} \times 100\%$$

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “ABSORPTION OF FINE AGGREGATE TEST SET”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top