1. Fitur dan Komponen Utama
Alat ini biasanya berupa panel vertikal besar yang menampung konfigurasi pipa dengan berbagai diameter dan panjang yang berbeda.
-
Sirkuit Pipa Multi-Konfigurasi: Terdiri dari beberapa jalur pipa (seri dan paralel) yang dilengkapi dengan katup-katup isolasi untuk mengubah rute aliran air sesuai skenario pengujian.
-
Pipa dengan Diameter Berbeda: Menggunakan berbagai variasi ukuran pipa untuk menunjukkan pengaruh diameter terhadap gesekan dan kecepatan aliran.
-
Sistem Manometer Digital/Analog: Panel pengukur tekanan yang terhubung ke setiap titik percabangan (junction) dan segmen pipa untuk memantau penurunan tekanan (pressure drop).
-
Flow Meter: Alat ukur debit (seperti rotameter atau turbin flow meter) untuk memantau volume air yang masuk ke jaringan dan yang keluar dari setiap cabang.
-
Hand Valves (Katup Kontrol): Terpasang di setiap percabangan untuk mensimulasikan hambatan atau untuk menutup jalur tertentu guna menganalisis distribusi beban aliran.
2. Spesifikasi Teknis Umum
3. Aplikasi dan Fenomena yang Dipelajari
Dengan menggunakan alat ini, pengguna dapat mempraktikkan teori hidrolika tingkat lanjut:
-
Hukum Kirchhoff pada Fluida: Membuktikan bahwa jumlah aliran yang masuk ke titik pertemuan (node) sama dengan jumlah aliran yang keluar.
-
Analisis Loop (Metode Hardy Cross): Melakukan verifikasi perhitungan manual distribusi debit dan tekanan dalam jaringan tertutup.
-
Kerugian Head (Head Loss): Mengukur kerugian energi akibat gesekan pipa lurus menggunakan rumus Hazen-Williams atau Darcy-Weisbach.
-
Pipa Seri & Paralel: Mengamati bagaimana tekanan dan debit terbagi secara otomatis berdasarkan hambatan di setiap jalur.
4. Keunggulan Produk
-
Fleksibilitas Pengujian: Operator dapat menciptakan puluhan skenario aliran hanya dengan membuka atau menutup katup tertentu.
-
Visualisasi Tekanan: Perbedaan tinggi kolom pada manometer memberikan gambaran visual instan tentang di mana terjadi kehilangan tekanan terbesar.
-
Akurasi Data: Penggunaan titik pengambilan tekanan (pressure tappings) yang halus memastikan tidak ada turbulensi tambahan yang mengganggu hasil pengukuran.
Tips Laboratorium
Keseimbangan Tekanan: Sebelum mencatat data, pastikan aliran telah mencapai kondisi tunak (steady state). Perubahan mendadak pada katup dapat menyebabkan fluktuasi tekanan sementara (water hammer) yang bisa merusak sensor atau memberikan hasil yang tidak akurat.






Ulasan
Belum ada ulasan.