Mesin ini dirancang khusus untuk spesimen kecil dengan tingkat presisi beban yang tinggi. Karena kuat tekan mortar jauh lebih rendah daripada beton struktural, mesin ini biasanya memiliki kapasitas antara 100 kN hingga 250 kN dengan sensor yang sangat sensitif.
1. Komponen Utama
-
Electric Hydraulic Pump: Pompa otomatis yang mengalirkan oli ke piston tanpa denyutan, menjamin beban naik secara halus.
-
Dual Channel Digital Indicator: Menampilkan beban ($kN$) dan tegangan ($MPa$) secara bersamaan.
-
Pace Rate Controller: Fitur kritikal yang mengatur laju kenaikan beban secara otomatis (misalnya $900$ hingga $1800$ $N/s$).
-
Hardened Steel Platens: Piringan tekan yang permukaannya dikeraskan dan digerinda halus untuk mendistribusikan beban secara merata ke seluruh permukaan kubus mortar.
-
Compression Jig (Optional): Alat bantu penahan untuk memastikan kubus $5$ cm berada tepat di tengah piringan tekan.
2. Spesifikasi Teknis Umum
| Fitur | Deskripsi Standar |
| Kapasitas Beban | Umumnya 100 kN atau 250 kN |
| Akurasi | Kelas 1 (toleransi kesalahan $\pm 1\%$) |
| Laju Beban | Otomatis (sesuai standar ASTM C109) |
| Tipe Kontrol | Digital Mikroprosesor |
| Ukuran Sampel | Kubus $50 \times 50 \times 50$ mm |
Prosedur Pengujian (Berdasarkan ASTM C109)
-
Pembuatan Sampel: Campuran semen, pasir standar (pasir Ottawa), dan air dicetak dalam cetakan kubus logam.
-
Pemeraman (Curing): Sampel dilepas dari cetakan setelah 24 jam dan direndam dalam air kapur hingga waktu pengujian (3, 7, atau 28 hari).
-
Pembersihan: Permukaan kubus dibersihkan dari butiran pasir atau sisa air yang menempel.
-
Pembebanan: Kubus diletakkan di mesin. Beban diberikan pada sisi-sisi kubus yang bersentuhan langsung dengan dinding cetakan saat dicetak (permukaan halus).
-
Pencatatan: Mesin secara otomatis mencatat beban maksimum saat kubus hancur dan menghitung kuat tekannya.
Pentingnya Mesin Tipe Elektrik (Motorized)
Dalam pengujian mortar, Pace Rate (kecepatan beban) sangat krusial. Jika pembebanan terlalu cepat, hasil kekuatan akan tampak lebih tinggi dari aslinya; jika terlalu lambat, hasil akan lebih rendah.
-
Otomatisasi: Menghilangkan kesalahan manusia (human error) dalam memompa.4
-
Konsistensi: Menjamin hasil uji yang seragam meskipun dilakukan oleh operator yang berbeda.
-
Data Logging: Hasil dapat langsung dikirim ke komputer untuk pembuatan laporan grafik beban vs waktu.
Tips Laboratorium
Pastikan mesin dalam kondisi level (datar) dan lakukan pelumasan ringan pada spherical seat (dudukan bola) plat atas agar dapat bergerak bebas menyesuaikan kerataan permukaan kubus mortar.






Ulasan
Belum ada ulasan.