Deskripsi Produk
Secara fisik, Dial Indicator berbentuk seperti jam saku besar dengan sensor berupa jarum kecil di bagian bawahnya. Alat ini memiliki tingkat ketelitian yang sangat tinggi, umumnya berkisar antara 0,01 mm hingga 0,001 mm.
Bagian-Bagian Penting:
-
Sensor/Spindle (Plunger): Batang yang menonjol di bagian bawah. Batang ini akan bergerak naik atau turun saat menyentuh permukaan benda.
-
Contact Point: Ujung sensor yang bersentuhan langsung dengan benda kerja (biasanya terbuat dari baja keras atau rubi agar tidak mudah aus).
-
Dial Face (Skala Utama): Piringan besar dengan angka-angka melingkar yang menunjukkan nilai pengukuran desimal.
-
Long Needle (Jarum Panjang): Jarum utama yang menunjukkan angka desimal (perseratus atau perseribu milimeter).
-
Small Needle (Jarum Pendek/Revolution Counter): Jarum kecil yang menghitung berapa kali jarum panjang telah berputar penuh.
-
Outer Ring/Bezel: Cincin luar yang dapat diputar untuk menyetel posisi nol (0) sebelum memulai pengukuran.
Fungsi Utama
Dial Indicator adalah alat wajib di bengkel mesin, otomotif, dan manufaktur. Fungsi utamanya meliputi:
-
Mengukur Keolengan (Run-out): Mengecek apakah poros (seperti crankshaft atau as roda) bengkok atau tidak saat diputar.
-
Mengukur Kerataan (Flatness): Memeriksa apakah permukaan sebuah bidang (seperti blok mesin) benar-benar rata.
-
Mengukur Kesejajaran (Parallelism): Memastikan dua permukaan atau jalur mesin sejajar satu sama lain.
-
Memeriksa Backlash: Mengukur celah antara dua roda gigi (gear) yang saling bersinggungan.
-
Penyetelan Mesin: Digunakan untuk menyejajarkan posisi benda kerja pada mesin bubut agar berada tepat di tengah (centering).
Cara Kerja Singkat
-
Pasang Dial Indicator pada Dial Holder (Magnetic Base) agar posisi alat stabil.
-
Sentuhkan contact point ke permukaan benda kerja hingga jarum bergerak sedikit.
-
Putar outer ring hingga jarum panjang tepat menunjuk ke angka nol (0).
-
Gerakkan benda kerja atau putar poros yang diukur.
-
Lihat penyimpangan jarum:
-
Jika jarum bergerak searah jarum jam, berarti permukaan lebih tinggi.
-
Jika berlawanan arah jarum jam, berarti permukaan lebih rendah.
-
Tips Penggunaan
Penting: Pastikan sensor (plunger) dapat bergerak dengan bebas dan tidak tersangkut. Bersihkan permukaan benda kerja dari debu atau oli sebelum diukur, karena partikel kecil sekalipun dapat mempengaruhi hasil pengukuran yang sangat sensitif ini.






Ulasan
Belum ada ulasan.