1. Desain dan Konstruksi
Alat ini berbentuk plat logam (biasanya baja tahan karat atau aluminium tebal) yang dipasang pada dasar kayu atau logam. Pada plat tersebut terdapat serangkaian tiang atau celah dengan jarak tertentu.
-
Pins (Tiang): Sepasang tiang baja yang dipasang dengan jarak horizontal yang berbeda-beda.
-
Label Ukuran: Setiap celah tiang diberi label sesuai dengan rentang ukuran saringan agregat yang sedang diuji (misalnya 20–14 mm, 14–10 mm, dsb).
2. Prinsip Pengujian (Kriteria Kelonjongan)
Suatu butiran agregat dinyatakan lonjong (elongated) jika panjang maksimumnya lebih besar dari 1,8 kali ukuran rata-rata saringannya.
| Rentang Saringan (Lolos – Tertahan) | Jarak Antar Tiang (mm) |
| 50.0 – 37.5 mm | 78.7 mm |
| 37.5 – 28.0 mm | 59.0 mm |
| 20.0 – 14.0 mm | 30.6 mm |
| 14.0 – 10.0 mm | 21.6 mm |
3. Prosedur Pengujian Singkat
-
Sieving: Agregat disaring terlebih dahulu untuk mendapatkan fraksi-fraksi ukuran tertentu (misalnya fraksi 20–14 mm).
-
Testing: Setiap butiran dalam fraksi tersebut dicoba dimasukkan secara memanjang di antara tiang-tiang pemutus yang sesuai dengan ukurannya.
-
Sorting: Jika butiran tersebut tidak dapat lewat di antara kedua tiang, maka butiran tersebut diklasifikasikan sebagai agregat lonjong.
-
Calculation: Total berat agregat yang tidak lolos (lonjong) dibandingkan dengan berat total sampel asli untuk mendapatkan nilai persentase Elongation Index.
4. Spesifikasi Teknis Umum
-
Material: Plat dasar baja dengan tiang-tiang baja keras (hardened steel).
-
Akurasi: Dimensi jarak tiang dibuat dengan toleransi sangat kecil sesuai standar BS 812.
-
Kapasitas: Biasanya mencakup 6 hingga 8 rentang ukuran agregat standar.






Ulasan
Belum ada ulasan.