1. Komponen Utama Alat
Satu set peralatan ini terdiri dari alat pemanas, alat timbang, dan wadah penyimpanan:
-
Drying Oven (Oven Laboratorium): Berfungsi untuk mengeringkan sampel tanah pada suhu konstan $110 \pm 5^\circ\text{C}$ selama 16–24 jam. Oven harus memiliki sirkulasi udara yang baik.
-
Analytical Balance (Timbangan Digital): Timbangan presisi tinggi dengan ketelitian minimal 0,01 gram untuk sampel kecil atau 0,1 gram untuk sampel besar.
-
Moisture Cans (Cawan Kadar Air): Wadah kecil berbahan aluminium atau stainless steel yang tahan karat dan memiliki tutup rapat untuk mencegah penguapan sebelum penimbangan.
-
Desiccator (Desikator): Wadah kaca kedap udara berisi silika gel. Digunakan untuk mendinginkan cawan panas setelah keluar dari oven agar berat sampel tidak terpengaruh oleh kelembapan udara ruangan.
-
Tongs (Penjepit): Alat untuk mengambil cawan panas dari dalam oven demi keamanan operator.
2. Spesifikasi Teknis Umum
| Komponen | Spesifikasi Standar |
| Suhu Oven | Terkontrol secara digital hingga $200^\circ\text{C}$ |
| Kapasitas Oven | Umumnya 50 L, 100 L, atau 200 L |
| Ketelitian Timbangan | 0,01 gram (kapasitas minimal 200 g) |
| Material Cawan | Aluminium non-korosif dengan nomor identitas |
| Media Desikator | Silika gel (dengan indikator warna biru/pink) |
3. Prosedur Pengujian (Metode Oven)
-
Penimbangan Awal: Timbang cawan kosong ($W_1$).
-
Sampel Basah: Masukkan tanah ke dalam cawan, timbang beratnya ($W_2$).
-
Pengeringan: Masukkan ke dalam oven tanpa tutup selama 24 jam pada suhu $110^\circ\text{C}$.
-
Pendinginan: Pindahkan cawan ke dalam desikator hingga suhu mencapai suhu ruang.
-
Penimbangan Akhir: Timbang berat cawan berisi tanah kering ($W_3$).
4. Rumus Kadar Air ($w$)
Kadar air dihitung menggunakan rumus berikut:
Keterangan:
-
$W_2 – W_3$ = Berat air yang menguap.
-
$W_3 – W_1$ = Berat tanah kering.






Ulasan
Belum ada ulasan.