1. Prinsip Kerja (Reaksi Kimia)
Alat ini bekerja berdasarkan reaksi kimia antara air yang terkandung dalam sampel tanah dengan bubuk Kalsium Karbida (2$CaC_2$).3
-
Ketika keduanya dicampur di dalam tabung tertutup, akan terjadi reaksi yang menghasilkan gas Asetilena.
-
Tekanan gas yang dihasilkan berbanding lurus dengan jumlah air dalam sampel.
-
Tekanan tersebut kemudian menggerakkan jarum pada dial indikator (manometer) yang sudah dikalibrasi untuk menunjukkan persentase kadar air.
2. Komponen Utama Alat
Satu set Speedy Moisture Tester biasanya dikemas dalam tas jinjing (carrying case) yang berisi:
-
Pressure Vessel (Tabung Tekan): Tabung logam kedap udara yang dilengkapi dengan pengukur tekanan (gauge) di bagian dasarnya.4
-
Electronic/Beam Balance: Timbangan kecil untuk menimbang sampel tanah (biasanya seberat 20 gram sesuai standar alat).
-
Calcium Carbide Reagent: Bubuk kimia dalam botol atau kemasan kaleng.5
-
Steel Balls (Bola Baja): Dua buah bola baja yang dimasukkan ke dalam tabung untuk membantu menghancurkan gumpalan tanah dan mempercepat reaksi kimia saat diguncang.
-
Cleaning Brush & Scoop: Alat pembersih tabung dan sendok penakar bubuk karbida.
3. Spesifikasi Teknis
| Fitur | Spesifikasi |
| Rentang Ukur | 0 – 20% Kadar Air |
| Berat Sampel | Umumnya 20 gram |
| Akurasi | ± 0,5% |
| Material Tabung | Paduan Aluminium cor |
| Standar Acuan | AASHTO T217, ASTM D4944 |
4. Prosedur Penggunaan Singkat
-
Timbang: Timbang sampel tanah seberat 20 gram menggunakan timbangan yang tersedia.6
-
Masukkan: Masukkan sampel tanah dan dua bola baja ke dalam tabung utama.
-
Tambahkan Karbida: Masukkan bubuk kalsium karbida ke dalam tutup tabung (pastikan tanah dan karbida tidak bercampur sebelum tabung dikunci).
-
Guncang: Kunci tabung dengan rapat, lalu guncang dengan gerakan memutar agar bola baja menghancurkan tanah dan bereaksi dengan karbida.
-
Baca: Tunggu hingga jarum manometer stabil, lalu baca angka persentase kadar air yang ditunjukkan.
5. Kelebihan & Kekurangan
-
Kelebihan: Sangat cepat (3-5 menit), portabel, mudah digunakan oleh teknisi lapangan, dan tidak membutuhkan baterai/listrik.
Kekurangan: Menggunakan bahan kimia berbahaya (mudah terbakar), tabung harus dibersihkan sangat teliti setiap habis pakai, dan akurasi bisa berkurang pada tanah lempung berat yang sulit hancur.






Ulasan
Belum ada ulasan.