,

Electric Laboratory CBR Test Set

Rp26,000,000

ersi otomatis dari alat uji CBR laboratorium yang menggunakan motor listrik untuk memberikan beban penetrasi. Alat ini dirancang untuk mengatasi kelemahan utama pada tipe manual, yaitu ketidakkonsistenan kecepatan penetrasi yang dilakukan dengan tangan.

Sesuai dengan standar ASTM D1883 dan AASHTO T193, mesin ini memastikan kecepatan penekanan piston tetap stabil pada angka 1,27 mm/menit, sehingga data yang dihasilkan jauh lebih akurat dan objektif.

1. Komponen Utama Alat

Berbeda dengan tipe manual, versi elektrik memiliki integrasi mekanik dan kontrol yang lebih kompleks:

  • Electric Loading Machine (Frame): Rangka baja kokoh yang dilengkapi dengan motor listrik dan sistem gir (gearbox) untuk menggerakkan pelat beban naik secara otomatis.

  • Speed Control System: Rangkaian kontrol yang mengunci kecepatan motor agar piston menekan tanah tepat pada kecepatan standar internasional tanpa fluktuasi.

  • Proving Ring & Dial Gauge: (Pada tipe semi-elektrik) Untuk mengukur beban dan kedalaman penetrasi secara analog.

  • Digital Load Cell & LVDT: (Pada tipe full-digital) Sensor elektronik yang menggantikan proving ring dan dial gauge untuk mengirimkan data langsung ke layar digital atau komputer.

  • CBR Mold & Accessories: Termasuk mold 6 inci, surcharge weights, perforated plate, dan tripod swell (sama dengan komponen pada set manual).


2. Spesifikasi Teknis (Umum)

Fitur Spesifikasi
Kapasitas Beban 50 kN (± 5.000 kgf)
Kecepatan Penetrasi Konstan 1,27 mm/menit (0,05″/menit)
Travel Stroke Maksimal 100 mm
Daya Listrik 220V AC / 1-Phase / 370 – 750 Watt
Fitur Keamanan Limit Switch (otomatis mati saat batas atas/bawah tercapai)

3. Keunggulan Tipe Elektrik

  1. Akurasi Kecepatan: Menghilangkan variabel kesalahan manusia. Pada metode manual, operator sering memutar engkol terlalu cepat atau lambat, yang bisa mengubah nilai CBR secara signifikan.

  2. Kemudahan Operasional: Operator cukup menekan tombol “Start” dan fokus mencatat data tanpa harus kelelahan memutar engkol manual selama proses penetrasi (yang bisa memakan waktu 10-15 menit per sampel).

  3. Data Logging (Tipe Digital): Banyak unit elektrik modern yang bisa dihubungkan ke PC, sehingga grafik hubungan beban vs penetrasi terbentuk secara otomatis secara real-time.


4. Prosedur Pengujian Singkat

Prosedur penyiapan sampel (pemadatan dan perendaman) sama dengan metode manual. Perbedaan terletak pada tahap uji tekan:

  1. Letakkan mold berisi tanah pada loading platten mesin.

  2. Atur posisi piston agar menyentuh permukaan tanah dengan beban awal (seating load) yang minimal.

  3. Nol-kan (zero) semua dial atau sensor digital.

  4. Nyalakan mesin. Piston akan bergerak turun dengan kecepatan standar.

  5. Catat beban pada interval waktu/penetrasi yang telah ditentukan hingga mencapai penetrasi 0,5 inci (12,7 mm).

  6. Tekan tombol “Reverse” untuk mengembalikan posisi piston ke atas setelah selesai.

Berat 200 kg
Dimensi 110 × 70 × 70 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Electric Laboratory CBR Test Set”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top