,

Plate Bearing Test Set

Rp45,000,000

(sering disebut Uji Beban Pelat) adalah perangkat uji lapangan yang digunakan untuk menentukan kapasitas dukung tanah (ultimate bearing capacity) dan modulus reaksi tanah dasar (modulus of subgrade reaction / $k$).

Pengujian ini sangat krusial dalam perencanaan fondasi bangunan berat, perkerasan jalan raya, maupun landasan pacu bandara.

1. Fungsi Utama

Alat ini digunakan untuk mengukur hubungan antara tekanan (pressure) yang diberikan ke tanah dengan besarnya penurunan (settlement) yang dihasilkan. Data ini digunakan untuk:

  • Menentukan kapasitas daya dukung tanah untuk fondasi dangkal.

  • Menghitung nilai $k$ untuk desain perkerasan kaku (rigid pavement).

  • Memvalidasi hasil pemadatan tanah di lapangan.

2. Komponen Utama Alat

Satu set Plate Bearing Test terdiri dari komponen-komponen berat berikut:

  • Bearing Plates (Pelat Beban): Satu set pelat baja tebal (biasanya tebal 25 mm) dengan berbagai diameter, umumnya 6 inci (15 cm), 12 inci (30 cm), dan 30 inci (75 cm).

  • Hydraulic Jack (Dongkrak Hidrolik): Alat penekan dengan kapasitas besar (umumnya 50 Ton atau 100 Ton) yang dilengkapi dengan pompa tangan atau elektrik.

  • Pressure Gauge (Manometer): Pengukur tekanan yang terpasang pada dongkrak untuk memantau beban yang diberikan.

  • Dial Indicators (Arloji Ukur): Biasanya terdiri dari 3 atau 4 buah dial gauge untuk mengukur penurunan pelat secara presisi (ketelitian 0.01 mm).

  • Datum Bar (Referensi): Batang besi panjang sebagai tempat dudukan Dial Indicators agar pembacaan penurunan tidak terpengaruh oleh gerakan tanah di sekitar pelat.


3. Spesifikasi Teknis (Mengacu ASTM D-1194 / D-1195 / D-1196)

Komponen Spesifikasi Umum
Kapasitas Beban 500 kN (50 Ton) atau lebih
Diameter Pelat 150 mm, 300 mm, 450 mm, 600 mm, 750 mm
Tebal Pelat Minimal 25 mm (agar tidak melengkung saat ditekan)
Stroke Dongkrak 150 mm – 250 mm
Akurasi Dial Gauge 0.01 mm

4. Prosedur Kerja Singkat

  1. Persiapan: Gali lubang hingga kedalaman rencana fondasi. Pastikan permukaan tanah datar sempurna.

  2. Pemasangan: Letakkan pelat di atas tanah, diikuti dengan dongkrak hidrolik di atasnya.

  3. Reaksi Beban: Dongkrak membutuhkan beban lawan (reaction load) untuk menekan ke bawah. Biasanya menggunakan alat berat (excavator/truck) atau balok baja yang ditanam.

  4. Pembebanan: Beban diberikan secara bertahap (incremental). Pada setiap tahap, penurunan tanah dipantau melalui Dial Indicators hingga mencapai kestabilan.

  5. Pencatatan: Catat beban vs penurunan untuk dibuatkan grafik lengkung beban.


5. Kelebihan & Kekurangan

  • Kelebihan: Memberikan gambaran nyata kapasitas tanah di lokasi proyek dibandingkan uji laboratorium yang sampelnya mungkin sudah berubah sifat.

  • Kekurangan: Membutuhkan alat berat sebagai beban lawan (counterweight), biaya operasional cukup mahal, dan hanya mengukur lapisan tanah sedalam 1.5 hingga 2 kali diameter pelat yang digunakan.

Berat 300 kg
Dimensi 150 × 80 × 80 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Plate Bearing Test Set”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top