Alat ini bekerja dengan cara menekan sebuah konus (kerucut) ke dalam tanah secara statis menggunakan sistem hidrolik atau mekanis. Selama penekanan, alat ini mengukur dua hal utama:
-
Perlawanan Penetrasi Konus (Cone Resistance / $q_c$): Kekuatan tanah menahan ujung kerucut (dinyatakan dalam $kg/cm^2$).
-
Hambatan Pelekat (Sleeve Friction / $f_s$): Gesekan tanah terhadap selubung/dinding alat (dinyatakan dalam $kg/cm^2$).
2. Komponen Utama Alat
Alat Sondir biasanya tersedia dalam kapasitas 2 Ton (untuk tanah lunak) atau 5 Ton (untuk tanah yang lebih keras). Komponennya meliputi:
-
Mesin Sondir (Main Frame): Rangka baja yang dilengkapi dengan sistem roda gigi atau hidrolik untuk menekan pipa.
-
Manometer: Alat ukur tekanan (biasanya terdiri dari dua buah, misalnya kapasitas 0-60 $kg/cm^2$ dan 0-250 $kg/cm^2$) untuk membaca kekuatan tanah.
-
Pipa Sondir: Pipa baja berongga dengan panjang standar 1 meter per batang yang disambung secara bertahap.
-
Inner Rod (Stang Dalam): Batang besi di dalam pipa yang meneruskan tekanan dari mesin ke ujung konus.
-
Begemul (Bikonus/Konus):
-
Konus: Hanya mengukur perlawanan ujung.
-
Bikonus (Begemul): Memiliki selubung tambahan untuk mengukur gesekan dinding (friction).
-
-
Anchoring System: Empat buah jangkar berbentuk spiral (spiral anchor) yang ditanam ke tanah agar mesin tidak terangkat saat menekan.
3. Spesifikasi Teknis Standar (ASTM D-3441)
| Bagian | Spesifikasi Standar |
| Sudut Konus | $60^\circ$ |
| Luas Dasar Konus | $10\text{ cm}^2$ (Diameter $\approx 35.7\text{ mm}$) |
| Luas Selubung (Friction Sleeve) | $100\text{ cm}^2$ atau $150\text{ cm}^2$ |
| Kecepatan Penetrasi | Konstan $1 – 2\text{ cm/detik}$ |
4. Kegunaan Data Sondir
Hasil pengujian sondir disajikan dalam bentuk grafik Sondir Plot yang menunjukkan hubungan antara kedalaman dengan perlawanan konus serta jumlah hambatan pelekat. Data ini berguna untuk:
-
Menentukan Kedalaman Fondasi: Mencari lapisan tanah keras (biasanya $q_c > 150 – 200\text{ kg/cm}^2$).
-
Estimasi Daya Dukung: Menghitung kapasitas beban yang bisa diterima oleh tiang pancang atau pondasi sumuran.
-
Klasifikasi Lapisan Tanah: Membedakan antara lapisan lempung, lanau, atau pasir berdasarkan nilai gesekannya.
5. Kelebihan & Kekurangan
-
Kelebihan: Cepat, hasil dapat langsung dilihat di lapangan, biaya relatif murah, dan sangat baik untuk tanah lempung/pasir halus.
-
Kekurangan: Tidak bisa menembus lapisan batuan atau kerikil padat, dan tidak mendapatkan sampel tanah secara fisik untuk dibawa ke lab (hanya angka tekanan).






Ulasan
Belum ada ulasan.